Demisioner..
Hari itu senin 19
januari 2015. Di ruang D4 327. Hari dimana kami 66 fungsionaris di demisioner. Adalah
suatu yang sangat dirindukan berteriak BEM
FMIPA BISA! MANUVER NYATA! HIDUP MAHASISWA! dan pada hari itu pun kami
meneriak jargon kami dengan penuh semangat. Aaahhh tanpa ku sadari aku pun
meneteskan air mata. Cenggeng? Bukan ini bukan cenggeng, ini adalah bentuk
rindu yang mendalam kepada keluarga manuver #14.
Agenda demi agenda
kami jalani. Bosan? Pasti. Tapi tanpa ku sadari ini adalah hari terakhir aku
menghabiskan waktu bersama dengan manuver #14.
Penyampaina LPJ (laporan pertanggung jawaban) pun selesai dilanjut
dengan agenda pengkritisan oleh anggota Dewan dan peserta sidang. Tak terasa
waktu sudah menunjukkan pukul 15.00 dimana saat itu agendanya adalah penilaian.
Kami pun selaku fungsionaris BEM FMIPA 2014 dipersilahkan untuk meninggalkan
ruang sidang.
Sembari menunggu
penilaian oleh tim penilai kami sibuk berfoto, tertawa, bercanda. Aahh setiap
momen yang ku lewati bersama kalian di hari itu menjadi momen yang sangat berarti.
Momen yang tanpa ku sadari membuat air mataku kembali jatuh saat ku ingat aku
tidak lagi bersama kalian.
Hampir 3 jam kami
menunggu di luar ruang sidang. Amarah pun mulai tampak dari sebagian
fungsionaris yang sudah tidak sabar menunggu hasil penilaian oleh tim penilai. Hingga
pada akhirnya salah satiu dari seorang panitia pun memanggil kami untuk masuk
kembali ke ruang sidang. Dengan berjalan teratur sembari meneriakkan jargon
kembagaan kami pun kembali duduk dan mendengarkan hasil penialain selama tiga
jam tadi.
Dag dig dug...
ternyata LPJ kami dinyatakan diterima dengan syarat dan mendapat waktu revisi
selama 7 hari. Serentak raut wajah kami pun berubah. Ada sebagian dari kami
yang memprotes hasil penilaian tersebut tapi kami bisa apa. Ya pada akhirnya
kami pun hanya bisa menerima hasil putusan tim penilai.
Selanjutnya adalah
penyampain LPJ dari DPM hanya sebagian kecil dari kami yang mau mendengarkan
dan mengkritisi LPJ dari anggota dewan. Penyampaian LPJ dan pengkritisanpun
selesai. Pada akhirnya sidang pun selesai.
Serah terima jabatan
pun berlangsung. lagi lagi aku meneteskan air mata. Kami resmi di demisioner!
“untuk fungsionaris
BEM FMIPA 2014 saya mohon jangan meninggalkan ruangan terlebih dahulu ada yang
ingin saya sampaikan” ucap gubernur BEM FMIPA 2014
Hening. Itulah suasana
di D4 327 tepat pukul 22.00 setelah serangkaian acara selesai.
Aku tidak sanggup
menceritakan momen ini. Momen dimana aku menyaksikan ayah kami, kakak kami
menyampaikan ucapan terima kasihnya menyampaikan permintaan maafnya yang benar
benar dari dalam hati. Isak tangis pun tak bisa terbendung lagi. Bagaimana kami
tidak menangis saat mendengar pemimpin kami mengucapkan hal demikian? Sungguh kata
katanya yang teratur mampu menyentuh hati kami.Hingga pada akhirnya kita saling
berpelukan satu sama lain yang membuat tangisan tangisan kami semakin jelas
terdengar. Mata sembab kami pun tak mampu lagi disembunyikan.
“Terima kasih untuk
satu periode yang luar biasa ini. Terima kasih atas kepercayaan yang telah
diberikan hingga aku bisa memberikan kontribusi lebih untuk fakultas tercinta
ini. Terima kasih untuk bimbingan, kesabaran, keikhlasan yang telah kalian
ajarkan kepadaku. Maaf maaf maaf atas segala salah dan khilaf, segala yang
mungkin belum bisa aku tepati,” (nunu,2015)
Untuk Ayahku yang
mempunyai kesabaran luar biasa Chafid Rohman, Ayahku yang selalu mengingatkan
Aziz Amrullah, Papah Heri Setyanto yang selalu mengingatkan progja progja,
untuk kakakku Belynda Surya Febrinasari yang sebara menghadapi tingkah lakuku,
untuk Mba Erlita, Mas sabana, Mba Tutut yang selalu aku rindukan, untuk indri,
momon, puput, bakti, miko makasi untuk kebersamaan selama 1 tahun ini. Aku sayang
kalian.
Taklupa untuk semua
fungsionaris 2011, 2012 dan yang paling spesial untuk kalian 2013. Sekali lagi
Aku sayang kalian. Iyah kalian
KITA PEDULI, KITA BERKARYA
Selamat mengukir
sejarah di BEM FMIPA 2015. Semoga semua janji yang belum terpenuhi dapat
dibayarkan ditahun ini. J

Tidak ada komentar:
Posting Komentar